Sebagian orang pada awalnya mungkin merasa tak disayangi, tak dicintai dan tak disenangi kehadirannya. Biasanya hal itu sering dirasakan oleh anak-anak dan remaja labil. Namun, mungkin bisa saja terjadi pada orang dewasa yang kurang berpikir dengan kepala dingin. Menurutku, perasaan itulah yang memicu kita untuk meminta perhatian dan cinta dengan berbagai macam cara hingga melakukan hal-hal yang tidak seharusnya. Hal itu terjadi, karena tak semua orang merasa bahwa perasaan itu harus ditampakkan sehingga beberapa dari mereka memilih menyembunyikan perasaannya sendiri. Padahal, menyembunyikan perasaan hanya akan membuat kesalahpahaman terus berlanjut hingga memunculkan perpecahan dalam hubungan. Entah karena terbiasa malas untuk menjelaskan atau gengsi dalam menunjukkan.
Semua itu aku rasakan dan alami sendiri, awal mulanya ada masa-masa aku ingin diperhatikan. Sehingga sewaktu remaja timbul pola pikir yang salah hingga membawaku pada kesalahpahaman yang membuatku sempat merasa depresi dan tidak menginginkan diri sendiri. Pada saat itu aku merasa "aku disayang atau nggak? " atau "aku diinginkan atau nggak? " Pemikiran-pemikiran itu membawaku pada sebuah kesalahpahaman dan buatku jauh dari keluarga.
Sejak saat itu, ada malam-malam yang membuatku berpikir bahwa memahami karakter manusia itu sebuah keharusan. Sehingga, aku memutuskan untuk merasa sedikit lebih peka. Seiring berjalannya waktu, aku memperbaiki pola pikir dan beranggapan bahwa seperti itulah karakter manusia yang berbeda-beda dan tidak bisa disamaratakan. Semua pola pikir ini, Aku dapatkan setelah mendengar, melihat dan mengalami berbagai macam kisah hidup yang kujadikan sebagai pelajaran.
Pelajaran hidup yang membuatku merasa "Iya ya, apa yang aku harapkan dari manusia? Aku tidak akan pernah merasa puas jika berharap lebih pada manusia. Toh, aku juga tidak bisa mengubah manusia. Tapi, aku bisa mengubah diriku dan pola pikirku seperti yang aku mau. Kalau begitu, biar aku saja yang merubah diriku dan pola pikirku. "
Percayalah semua berawal dari pola pikir, pola pikir yang baik akan membawamu pada ketenangan, dan sebaliknya pola pikir yang salah bisa membawamu pada kesesatan.
Ngereng Eyatore Akomentar